Screepy 2011: Para Pahlawan Devisa dalam Sinema

Ditulis oleh Fariz Panhegar   // April 29, 2011   // 0 komentar

HaCkeD bY Al3x 0wn5 Kiri: Lola Amaria Kanan: Ninik L. Karim Saat Menjadi Pembicara Screepy | Pravitasari/SUMA

Suara Mahasiswa Online, Universitas Indonesia- Rabu (27/4), BK-BEM Psim-C (Psychology Independent Movie Community) Fakultas Psikologi UI mengadakan pemutaran film “Minggu Pagi di Victoria Park” di aula fakultas Psikologi UI. Film yang berkisah tentang kehidupan TKW di Hong Kong ini diangkat dalam SCREEPY 2011 untuk memperingati hari Kartini.

Dengan mengambil tema wanita sebagai upaya pemaknaan hari Kartini, SCREEPY 2011 diisi oleh pemutaran film “Minggu Pagi di Victoria Park” dan diskusi mengenai sisi lain kehidupan ‘pahlawan devisa’.

Pemutaran film diadakan sebanyak dua sesi, pada pukul 12.30 dan pukul 14.30. Pada sesi kedua pemutaran film dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan Lola Amaria, Sutradara sekaligus pemeran utama film tersebut, dan Niniek. L. Karim, aktris senior sekaligus dosen Psikologi Sosial fakultas Psikologi UI.

Dalam diskusi diceritakan banyak mengenai kehidupan para TKW di Hong Kong yang Lola pelajari selama proses pembuatan film tersebut. Menurutnya, kisah tentang TKW yang selama ini diekspos oleh media hanya menuturkan pesan negatif yang penuh penderitaan, padahal sebenarnya kisah-kisah tersebut hanya merepresentasikan sebagian kecil dari seluruh populasi TKW Indonesia.

“Saya ingin menunjukkan 80% TKW yang hidup sejahtera di luar negeri, tapi dengan masalah mereka masing-masing,” ujar Lola saat ditanya mengenai alasannya memilih isu TKW untuk ceritanya.

Pada pengunjung SCREEPY, Lola menyatakan preferensinya untuk lebih sering memutar filmnya dalam lingkup kampus dibanding bioskop karena di lingkungan kampus ia dapat mendengar apresiasi penontonnya melalui diskusi. Dan memang demi apresiasi film nasional lah SCREEPY diadakan. Mari sama-sama tingkatkan apresiasi kita terhadap film-film nasional!

 

Penulis- Ayu Puspita`10 / SUMA UI

 


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *