Kami Akan Tetap Berkontribusi

Ditulis oleh Fariz Panhegar   // November 28, 2011   // 0 komentar

Roadshow Pemilihan Raya (Pemira) yang berlangsung sejak 17 November 2011 lalu menantang kemampuan kedua calon ketua-wakil ketua BEM UI dalam ajang debat. Mereka mempersiapkan diri mereka untuk kemenangan. Namun bagaimana sikap dan pendirian mereka seandainya kalah dalam pemungutan suara nanti?

Keputusan Faldo Maldini untuk meminang Rosyidi Rizkiandi atau Odi sebagai calon wakil ketua BEM UI, karena ia melihat sosok Odi yang peka terhadap isu-isu sosial. Odi sendiri mengaku sebelumnya tidak terpikir untuk maju dalam Pemira UI. Mahasiswa jurusan Sejarah 2008 ini ingin lebih fokus dalam gerakan-gerakan sosial seperti mendirikan Keluarga Mahasiswa Betawi di FIB. Namun, setelah diminta oleh Faldo untuk mewakilinya dalam kandidat Ketua BEM UI, Odi tergerak untuk mewujudkan ide-idenya dalam ruang lingkup yang lebih luas.

Dalam pelaksanaan program kerjanya, Faldo-Odi sadar mereka tidak dapat seketika menyelaraskan pemikiran mereka dengan keinginan orang-orang. “Kami tidak ingin seperti cerita tentang keledai, anak kecil dan bapaknya. Mereka termakan setiap kritikan dari orang-orang sehingga tidak sampai ke tujuan”, kata Faldo. Lebih lanjut ditambahkan, sebelum program kerja mereka dilaksanakan, mereka tetap berusaha agar program-program mereka nantinya diterima mahasiswa UI.

Seandainya pasangan Kartini-Ryan memenangi Pemira UI, Faldo-Odi tetap turut berperan menyumbangkan ide-idenya. “Tergantung dari program kerja apa yang mereka miliki. Bila ada hal-hal yang tidak berkenan tentunya saya akan mengatakan langsung kepada Kartini. Saya tidak akan menjadi oposisi apalagi membentuk kubu untuk menjatuhkan dia”, terang Faldo.

Hal yang tidak jauh berbeda dikemukakan oleh pasangan Kartini Makmur dan Ryan Pradipta, dalam rangka roadshow kampanye di Fakultas Kedokteran Gigi (23/11) mereka mengemukakan bahwa tujuan utama mereka maju sebagai Ketua dan wakil ketua BEM UI 2012 tidak hanya berujung pada hasil kemenangan atau kekalahan. “Ini bukan hanya masalah menang atau kalah, tetapi lebih kepada sarana pendidikan bagi kami dan masyarakat UI juga” jelas Ryan yang sebelum digandeng Kartini, menjabat sebagai Ketua BEM Fasilkom 2011.

Melengkapi pernyataan dari bakal rekan kerjanya, Kartini menegaskan bahwa pendidikan politik dalam masa Pemira ini tidak hanya tercermin dari adanya kampanye dan pemungutan suara saja. “Mulai dari pencalonan, rangkaian sidang verifikasi, dan bahkan publikasi dari panitia Pemira merupakan sarana pembelajaran politik kampus” tambahnya.

Terkait dengan sikapnya apabila tidak terpilih menjadi ketua dan wakil ketua BEM UI periode 2012, pasangan yang mendapatkan nomor urut dua dalam Pemira UI 2011 ini meyakinkan bahwa mereka siap berkontribusi. “Apabila Faldo-Odi  yang terpilih, saya akan tetap masuk ke BEM UI 2012” tegas Kartini.

“Dan apabila kami yang berhasil terpilih, tentu saja kami akan ikut berperan aktif mengajak rekan kami Faldo dan Odi untuk ikut bergabung. Tentu kami akan membuka ruang seluas-luasnya” tambah Ryan.

 

Tubagus R Ramadhan
Raisa Aurora


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *