Atmosfir PEMIRA Kurang Greget, Pemilih Menurun 16%

Ditulis oleh admin web   // Desember 25, 2011   // 0 komentar

choose

Suara Mahasiswa.com-Jumlah partisipan PEMIRA IKM UI yang diselenggarakan serentak di 13 fakultas pada 12 sampai 16 Desember 2011 mengalami penurunan sebesar 16% dibandingkan peserta tahun lalu. Data yang dikeluarkan panitia PEMIRA IKM UI 2011 pada Sabtu (17/12) menunjukkan bahwa total pemilih tahun ini berjumlah 12.612 orang, terdiri dari 8.147 untuk pasangan Faldo-Odi, 3.799 untuk pasangan Kartini-Ryan, 543 absen, dan 143 abstain.

Penurunan ini sudah diprediksi oleh Ketua BEM UI periode 2010-2011 Maman Abdurakhman. Ditemui sehari sebelumnya, ia mengungkapkan, “kayaknya bakal menurun. Sebagai perbandingan jumlah pemilih tahun lalu (suara resmi) hampir 15.000, kita lihat saja apakah jumlah pemilih mengalami peningkatan atau penurunan, melalui data itu kita juga bisa melihat antusiasme terhadap PEMIRA.”

Ternyata penurunan jumlah partisipan ini sudah diperkirakan oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Panitia PEMIRA IKM UI 2011 sendiri, Arief. Terkait dengan isu apatisme (lihat : Golput Juga Punya Alasan), ia mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah pemilih yang dinilai menurun pada tahun ini. Seperti melaksanakan moving TPS, menghimbau panitia TPS untuk bersikap lebih persuasif, hingga menggunakan metode e-vote, namun tetap saja ada mahasiswa yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Maman menilai bahwa dinamika politik yang terjadi selama masa pra-pemilihan menurun, “hal ini terlihat dari intensitas publik yang tidak terlalu greget, atmosfernya kurang greget,” ungkapnya.

Lebih jauh lagi, Ketua BEM yang akan segera menyerahkan jabatannya kepada pasangan Faldo-Odi ini menilai bahwa kurangnya perhatian warga kampus terhadap PEMIRA disebabkan banyaknya isu-isu kampus yang lebih menyedot perhatian publik seperti Olimpiade UI dan isu #SaveUI. “Dan juga previlage masing-masing kandidat yang santun dan tidak konfrontatif lebih banyak sama-sama setuju menanggapi suatu masalah.

Rahmat Sah Saragih


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *