FORMA UI Tetapkan Faldo Sebagai Perwakilan Mahasiswa di Tim Transisi UI

Ditulis oleh admin web   // Desember 26, 2011   // 0 komentar

save ui

“Selama masa transisi UI beliau akan membuat tim masa transisi yang terdiri dari bukan orang rektor dan non MWA. Anggota tim transisi merupakan representasi dari seluruh sivitas akademika. ”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Andreas Sanjaya, anggota MWA Unsur Mahasiswa mengutip permintaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh pada pertemuannya dengan MWA dan Rektor 22 Desember lalu. Pernyataan tersebutlah yang menjadi tujuan diadakannya Forum Mahasiswa(FORMA) pada Senin (26/11) di Sekertariat BEM UI, yakni untuk memilih perwakilan mahasiswa yang nantinya akan tergabung dalam tim transisi UI.

Dibuka oleh Presidium FORMA yakni Amir Hamzah, Jahidin dan Septi , FORMA dihadiri oleh beberapa ketua lembaga mahasiswa dan UKM se-UI dan beberapa undangan dari beberapa ketua lembaga mahasiswa yang baru terpilih. “maksudnya adalah untuk membuat kaderisasi dan kesinambungan pergerakan,” ungkap Amir Hamzah, ketua presidium FORMA.

Agenda FORMA pada hari itu memunculkan banyak pertanyaan dari beberapa anggota FORMA. Salah satunya adalah Ali Abdillah, perwakilan BEM FH yang mempertanyakan Surat Keputusan dari pembentukan tim transisi UI.  “sangat ditakutkan kalau penetapan adanya tim transisi bukan dalam bentuk Surat Keputusan, tatapi Cuma kesepakatan,” ujarnya. Menanggapi hal ini, Andreas menyatakan bahwa Surat Keputusan akan terbit dari menteri setelah masuknya nama Tim Transisi UI ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “paling lambat masuk ke meja menteri tanggal  29 September,” tambahnya.

Agenda pertama FORMA adalah penyampaian duduk persoalan dari pengusul, yakni Andreas Sanjaya. Pria yang akrab disapa Jay ini mengutarakan bahwa tim transisi UI dibentuk dengan tujuan untuk mengawal dan bertanggung jawab pada pembentukan MWA dan SAU, serta mengawasi jalannya pemilihan rektor. Tim Transisi UI sendiri  terdiri tujuh orang dari tujuh unsur yang berbeda. “yakni anggota atas usul MWA dari luar MWA,  anggota atas usul Eksekutif dari luar Eksekutif, dari perwakilan Dewan Guru Besar, Senat Akademik Universitas, Mahasiswa, Karyawan dan Dewan Audit,” ujar Andreas Sanjaya.

Agenda pertama FORMA memunculkan perbedaan pendapat mengenai siapakah yang harus diajukan sebagai wakil mahasiswa. Sebagian besar berpendapat bahwa yang berhak untuk diajukan adalah berasal dari anggota internal FORMA. Namun ada juga yang berpendapat perwakilan mahasiswa bisa diajukan melalui open rekrutmen kepada publik. Salah satu yang mendukung hal ini adalah Jahidin, “masing-masing ketua lembaga balik ke fakultas untuk share dan menjaring nama untuk diusulkan kembali ke FORMA.” Ujarnya. Namun pendapat ini dibantah beberapa orang atas efisiensi waktu, mengingat batas akhir penyerahan nama perwakilan mahasiswa adalah hari rabu, 28 Desember 2011.

Maka atas kesepakatan tersebut, anggota FORMA diminta mengajukan beberapa calon wakil yang mempunyai kompetensi. Dari sebagian besar pendapat mengenai calon wakil, akhirnya mengerucut pada dua nama terpilih. Mereka adalah Dzulfian Syafrian, Ketua BEM FE 2011 dan Faldo Maldini, Ketua BEM UI 2012.

Masalah Koordinasi dan pembagian pekerjaan menjadi pertimbangan kedua calon tersebut apabila terpilih. Dzulfian mendapat pertimbangan koordinasi suara dan legitimasi, sedangkan Faldo Maldini atas pertimbangan pembagian ritme kerja sebagai Ketua BEM UI 2012 yang baru saja di sahkan.  “kompetisi seimbang sebenarnya. Kapabilitasnya pun sama,” ujar Dory, salah satu anggota FORMA.

Pada proses pengambilan pertimbangan, beberapa anggota mulai menyimpulkan pandangan mereka mengenai kedua calon perwakiln tim transisi UI. Hingga pada akhirnya agenda berujung pada pengambilan suara terbanyak. Dari pengambilan suara tersebut, terpilihlah Faldo Maldini yang unggul 13 suara dari Dzulfian yang mengantongi 6 suara, sedangkan 2 suara lain memilih abstain.

“Saya akan mengandalkan tim bersama untuk mengkaji masa transisi UI dan akan dibawa pada Forum tim transisi UI.” Ujar faldo menyatakan agendanya untuk tim transisi UI. Selain itu, Faldo juga berencana akan memperjelas kontrak politik dalam pemilihan rektor dan bekerjasama dengan fakultas di forum Chief Executive Meeting BEM se-UI.

Selain memilih perwakilan mahasiswa di tim transisi UI, FORMA juga menetapkan sistem pengawasan terhadap Faldo yang akan dibahas di FORMA selanjutnya. (  )

Irfani Maqoma


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *