Membangun Budaya Untuk Peradaban Lewat HI-Fest

Ditulis oleh admin web   // Desember 30, 2011   // 0 komentar

DSC_0481

Kamis (29/12) Forum Amal dan Studi Islam (FORMASI) FIB UI menyelenggarakan untuk kedua kalinya acara terbesar mereka, Humaniora Islamic Festival (HI-Fest) dengan Mengusung tema “Dimensi Realigi Pembangun Peradaban”.

Bertempat di Auditorium Gedung 9 Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), acara yang berlangsung dari tanggal 29-31 Desember ini sukses menarik antusias pengunjung di hari pertama acara diadakan.

Acara ini diharapkan bisa meningkatkan kecerdasan dan pemahaman masyarakat tentang hakikat karya-karya humaniora dalam hal ini meliputi sastra, musik, dan film. Zakiyah Nurrunisa selaku Sekertaris Umum acara mengatakan bahwa Hi-Fest tahun ini diadakan untuk mengangkat kembali nilai-nilai budaya yang terserak dalam aspek-aspek budaya Indonesia. “Budaya macam apa yang kita konsumsi akan mempengaruhi seperti apa kita nantinya dan mempengaruhi seperti apa Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia HI-Fest tahun ini juga mengadakan berbagai macam perlombaan seperti lomba penulisan cerpen islami, lomba penulisan esai islami, lomba penulisan puisi islami, lomba kaligrafi, lomba nasyid, dan lomba fotografi. Perlombaan tersebut dibuka untuk umum. Zakiyah mengaku bahwa penyelenggaraan lomba-lomba tersebut dimaksudkan untuk menyediakan sarana bagi penyaluran kemampuan dan bakat alami masyarakat di bidang sastra dan musik. “Kita inigin mewujudkan generasi intelektual muda pembangun peradaban yang kompeten baik dalam bidang sastra, musik dan film,” ujar mahasiswi program studi bahasa dan kebudayaan Korea 2009 ini.

Hari pertama penyelenggaraan Hi-Fest dimeriahkan dengan penampilan tari saman Srikandi SMA 39 Jakarta. Hadir pula nama-nama besar sepertiTaufik Ismail (penyair) dan Sapardi Joko Damono (guru besar FIB UI) yang membawakan seminar mengenai puisi. Untuk seminar mengenai prosa,panitia menghadirkan Tasaro GK (penulis novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan) dan Boim Lebon (Penulis Novel Lupus) sebagai pembicara. Selain itu acara HI-Fest juga diramaikan dengan adanya bazar yang diadakan di depan auditorium tempat acara dilaksanakan.

Rangkaian acara HI-Fest sendiri tidak berhenti sampai disini. Acara masih akan dilanjutkan sampai dua hari kedepan dengan menghadirkan banyak narasumber yang kompeten di bidang sastra, film dan musik.

Amalia Astari

 


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *