13 Tahun FAM UI, Masih Butuh Sinergisasi Gerakan

Ditulis oleh admin web   // Februari 22, 2012   // 2 komentar

24210_large

“Untuk kedepannya saya harap FAM(Front Aksi Mahasiswa) UI lebih konsisten dengan apa yang sudah dijalani selama 13 tahun ini. Kami tidak ingin melupakan sejarah, dimana UI pernah menjadi pemimpin gerakan.”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suharyo, mahasiswa Hukum program ekstensi 2009 selaku staff ketua FAM UI. Hal tersebut menjadi harapan Suharyo terhadap FAM UI kedepannya, setelah Jumat (17/2) kemarin FAM UI merayakan hari jadinya.

Suharyo melanjutkan program kerja akan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti perekrutan, pelatihan orasi, pelatihan kepemimpinan, dll.

Menanggapi anggapan beberapa kalangan yang menyatakan FAM UI itu anarkis, Suharyo menampik anggapan tersebut. Menurut Suharyo anarkisme sudah berubah maknanya. “yang kami lakukan hanyalah melakukan pergerakan. Sedangkan hal yang terjadi di lapangan bersifat dinamis,” ujar Suharyo.

Suharyo mengatakan, FAM tidak akan melakukan perubahan terhadap image atau anggapan orang-orang terhadap FAM. Karena menurut Suharyo anarkis adalah lebih dulu melakukan sesuatu yang berbeda.

Maya Nuraini, Ketua BEM FIB UI menyatakan apresiasi pada pergerakan FAM UI sejauh ini. Maya menyatakan pergerakan FAM UI sudah cukup masif dan konkret.

Maya juga berharap pada pola gerakan FAM UI yang lebih tersinergi dengan lembaga internal fakultas-fakultas, “Jadi yang bergerak tidak cuma anak-anak FAM. Tapi semua mahasiswa UI bisa ikut bergerak,” tutur Maya.

Teks : Lucky Indah Novindra Putri

Foto : Dok. Okezone.com


Berita Terkait

2 KOMENTARS

  1. By andy, November 14, 3745

    BBM sebentar lagi akan naik harga dan demo di tiap2 kota sudah bergelora, tetapi saya lihat demo2 begitu tidak ada gunanya walaupun se-anarkis apapun BBM tetap akan naik. Maka dari itu himbauan buat teman2 adalah dengan demo menduduki gedung MPR adalah cara yang tepat dan sekiranya perlu turunkan presiden. Kalau hanya demo di tiap2 kota tidak ada gunanya karena di pemerintah pusat tetap akan menaikkan BBM, jika ingin membuat pemerintah pusat takut untuk menaikkan BBM dan tidak akan menaikkan BBM jalan yang paling tepat adalah menduduki gedung MPR dengan gabungan seluruh Mahasiswa di Indonesia dan jika perlu hancurkan gedung MPR dan turunkan presiden hancurkan pemerintah yang membuat BBM naik melulu yang membuat masyarakat semakin susah. Terima Kasih

    Balas
  2. By andy, November 14, 3746

    BBM sebentar lagi akan naik harga dan demo di tiap2 kota sudah bergelora, tetapi saya lihat demo2 begitu tidak ada gunanya walaupun se-anarkis apapun BBM tetap akan naik. Maka dari itu himbauan buat teman2 adalah dengan demo menduduki gedung MPR adalah cara yang tepat dan sekiranya perlu turunkan presiden. Kalau hanya demo di tiap2 kota tidak ada gunanya karena di pemerintah pusat tetap akan menaikkan BBM, jika ingin membuat pemerintah pusat takut untuk menaikkan BBM dan tidak akan menaikkan BBM jalan yang paling tepat adalah menduduki gedung MPR dengan gabungan seluruh Mahasiswa di Indonesia dan jika perlu hancurkan gedung MPR dan turunkan presiden hancurkan pemerintah yang membuat BBM naik melulu yang membuat masyarakat semakin susah. Basmi Koruptor!!!! Terima Kasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *