Nominal Beasiswa PPA – BBM Tak Sesuai Janji, Ada Alasannya

Ditulis oleh admin web   // Maret 2, 2012   // 0 komentar

Pencairan dana Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik – Bantuan Belajar Mahasiswa mengundang keluhan beberapa mahasiswa. Nominal beasiswa yang tidak sesuai dengan yang seharusnya diterima menjadi permasalahan .

Rahman Ramadhan, salah seorang staf kemahasiswaan yang akrab disapa Dadan, mengatakan bahwa nominal yang tidak sesuai tersebut bukanlah faktor kesengajaan. Melainkan adanya kendala dalam proses pencairan dana dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Dikti dan penetapan SK beasiswa tersebut. “Beasiswa ini sendiri kan mestinya turun enam bulan sekali dengan kisaran 2,1 juta rupiah tapi karena hal tersebut jadi kita bagi dua menjadi tiga bulan tahap – 1 dan tiga bulan tahap – 2 dengan total masing – ,masing Rp. 1.050.000,00 jadi  ya kalo dihitung nominalnya tetap” jelas Dadan.

Hal ini dilakukannya agar mahasiswa tetap mendapatkan beasiswa yang semestinya mereka dapatkan walaupun hanya bernilai setengahnya.

“ Untuk beasiswa PPA – BBM ini memang mengalami kendala karena SK yang ditetapkan baru satu SK yakni untuk yang PPA nya aja sedangkan yang BBM nya belum ditambah lagi kami masih menunggu verifikasi dari DIPA nya” kata Dadan.

Ketika ditanya mengenai lamanya proses penetapan SK, Dadan menjelaskan bahwa lamanya proses itu terjadi di rektorat UI sendiri karena memang membutuhkan proses yang panjang untuk penetapannya. Salah satunya adalah menunggu kuota beasiswanya supaya penuh.

Disisi lain ialah karena beasiswa ini diurus melalui Dikti  dan dari Dikti ke DIPA sehingga memerlukan waktu yang tidak sebentar. “ Kan emang ada beberapa beasiswa yang pencairan dananya langsung dari si pemberi donor beasiswa tapi ada juga yang melalui Dikti, nah dari Dikti ini ke DIPA “ ujar Dadan.

Seringkali menurutnya para pemberi donor lupa menyampaikan tagihan atau bukti pemberian ke Kemahasiswaan sehingga menyebabkan pencairan beasiswa terlambat. Padahal menurutnya, Direktorat Keuangan baru bisa mencairkan dana beasiswa tersebut apabila berkas sudah lengkap. “Mungkin kesalahan kami disini adalah belum menginformasikan terkait dengan permasalahan yang terjadi ke pihak fakultas sehingga menimbulkan keluhan dari para mahasiswa” katanya lagi.

Teks : Sri B Praptadina


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *