Aksi Damai PMII: Pemerintah Harus Bertanggung jawab

Ditulis oleh admin web   // Maret 20, 2012   // 0 komentar

IMG-20120316-00766

“Kami mahasiswa Indonesia menuntut: hentikan politisasi harga BBM, segera buat langkah kebijakan nyata terkait kebijakan harga BBM, perkuat ketahanan energi nasional berlandaskan kemandirian, dan laksanakan reformasi anggaran yang berpihak pada rakyat. Pemerintah harus bertanggung jawab!”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang mahasiswa di depan Halte Stasiun Universitas Indonesia Jumat (16/3). Pada hari itu berlangsung orasi  atau aksi damai dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di stasiun UI.

Sebelum orasi dilakukan, sekitar 10 orang mahaiswa-mahasiswi yang tergabung dalam PMII menyaring dukungan dari massa untuk membubuhkan tanda tangan di kain sebagai bentuk dukungan massa terhadap 4 tuntutan PMII. Aksi pengumpulan tanda tangan tersebut mendapat apresiasi yang baik dari massa.

Pada orasi tersebut mahasiswa-mahasiswi yang tergabung dalam PMII melakukan aksi yang menurut mereka adalah aksi pencerdasan bagi civitas academica UI untuk terus mengkritisi dan mengawal berbagai kebijakan pemerintah. Aksi damai yang dilakukan PMII berlangsung sejak pukul 16.00 WIB saat suasana di sekitar Halte Stasiun UI ramai dengan civitas academica UI yang menuju ke Stasiun UI.

Kartini Laras Makmur, salah seorang anggota PMII yang berorasi sore itu, berkata “Aksi kali ini adalah aksi yang tujuannya untuk menyampaikan kajian PMII dan sikap PMII terhadap apa yang sedang terjadi dan dari hasil kajian itulah lahir 4 tuntutan tersebut. Kartini pun menyatakan, sebagai organisasi eksternal UI aksi ini dilakukan setelah saling berbagi hasil kajian dari beberapa organisasi eksternal lain serta BEM Fakultas.

Aksi yang telah dilakukan oleh beberapa organisasi eksternal UI ini merupakan aksi-aksi awal sebagai reaksi atas kebijakan pemerintah mengenai harga BBM. Dalam beberapa minggu ke depan akan dilaksanalan aksi-aksi gabungan sebagai aksi yang lebih besar dalam rangka mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah terutama mengenai ketahanan energi.

Teks : Annisa Mardiani

Foto : Irfani Maqoma


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *