Salah Penghitungan Suara, Ketua BEM Vokasi 2012 Baru Dipilih

Ditulis oleh admin web   // Maret 20, 2012   // 0 komentar

ui-4-1024x768

Pihak Panitia Pemilihan Raya (PEMIRA) BEM Vokasi 2012 memutuskan untuk mengulang kembali PEMIRA yang sebelumnya telah berlangsung sejak 19-23 Desember 2011. Pengulangan yang dilakukan pada awal Maret ini menuai kekecewaan dari berbagai pihak.

Project Officer Pemira BEM Vokasi 2012 Cindy Puspitasari menjelaskan ada kendala saat proses administrasi kandidat BEM Vokasi 2012. “Akibatnya, seluruh rangkaian acara Pemira berlangsung diluar timeline yang ada. Saat pemungutan suara yang berlangsung pada bulan Desember 2011 terjadi kekeliruan.”

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, terdapat ketidaksamaan antara sistematis SOP Pemira dengan konteks teknis di lapangan. “Ketika pencontrengan dimulai, pihak panitia menetapkan penghitungan suara dilakukan setiap hari dalam lima hari.

Padahal, sesuai dengan SOP yang berlaku, penghitungan suara seharusnya dilaksanakan di hari kelima. Mengetahui kejadian ini, Kemahasiswaan Vokasi langsung meng-cut Pemira,” jelas Muhamad Iqbal Rasyidi, Ketua BEM Vokasi 2012 yang baru terpilih dan mengaku mendapatkan informasi tersebut langsung dari Cindy.

Tak ayal, pengulangan Pemira ini juga dinilai Iqbal menyulitkan penyusunan rencana keorganisasian dan pengajuan RKAT. “Sungguh sangat kecewa, hampir sekitar dua bulan masa menunggu sampai dilanjutkan kembali. Tapi ya di sinilah kerja keras kami, bagaimana pun caranya harus tetap menyinergiskan BEM Vokasi dengan BEM fakultas lain dan juga BEM UI.”

Iqbal mengaku harus bergerak cepat dalam menetukan kepengeurusan struktur dan program kerja BEM Vokasi. “Untuk masalah eksternal, kami juga mengalami kesulitan dalam menyesuaikan dengan BEM fakultas lain yang notabene sudah terbentuk dari awal tahun.”

Cindy menilai bahwa pro dan kontra yang dihadapinya sejauh ini merupakan tanda bahwa warga Vokasi sayang dan peduli dengan Pemira Vokasi, “Jadi santai saja, perlu beberapa kali ‘guncangan’ agar Vokasi terbelalak akan organisasi yang kurang ‘hidup’.”

Kontroversi yang terjadi, menurut Iqbal, terjadi antara warga Vokasi dengan pihak panitia. Namun tidak sampai beradu mulut. “Jangan sampai masalah ini terjadi lagi, yang nantinya akan mengganggu kinerja BEM Vokasi 2013,” tegasnya.

Teks : Rahmat Sah Saragih


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *