Tolak RUU PT, BEM UI Bersama KNP Gelar Aksi Damai di DPR

Ditulis oleh admin web   // April 7, 2012   // 0 komentar

Gambar000000

Kamis (5/4/2012), BEM UI bersama beberapa elemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Komite Nasional Pendidikan (KNP) menggelar aksi damai di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Aspirasi yang dibawa KNP, menolak Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) terbaru. Aksi damai ini bersamaan dengan berlangsungnya  jejak pendapat RUU PT antara pemerintah bersama beberapa perwakilan pejabat perguruan tinggi se-Indonesia di dalam gedung DPR.

Massa yang tergabung dalam KNP di antaranya BEM UI, BEM UNJ, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Serikat Perempuan Indonesia, Forum Mahasiswa Yogyakarta, Paguyuban Pekerja UI, Mahameru Institute dan beberapa lembaga lain.

KNP menganggap, RUU PT nantinya akan melegalkan privatisasi dan komersialisasi pendidikan. “Ada nuansa-nuansa BHP tersirat di dalam draft RUU PT tersebut.” kata Ketua BEM UI Faldo Maldini, saat ditemui mengawal aksi ini di depan gedung DPR.

Faldo Maldini mengungkapkan, RUU PT tidak dibutuhkan karena tidak diamanatkan dalam UU Sisdiknas No. 20/2003. “UU Sisdiknas tersebut menegaskan bahwa pendidikan tinggi cukup diatur dalam bentuk Peraturan Pemerintah,” tambah Faldo.

Perwakilan dari Forum Mahasiswa Yogyakarta, Tarmizi, senada dengan Faldo mengatakan aksi ini juga sebagai langkah lanjutan dari aksi Petisi Putih di DPRD Yogyakarta lalu. Beruntung, petisi tersebut ditandangani oleh DPRD Yogyakarta dan nantinya akan dibawa ke tingkat pusat (DPR).

Petisi Putih tersebut berisi tentang  pengalihan RUU Pendidikan TInggi menjadi RUU Peraturan Pemerintah Pendidikan Tinggi yang diadaptasi dari UU Sisdiknas No. 20/2003. “Ini lebih efektif dari RUU PT” ujarnya yang juga sebagai staf anggota BEM KM UGM ini.

“Untuk langkah selanjutnya, setelah aksi ini, kita akan berkomunikasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta untuk follow up masalah RUU PT ini,” tutup Tarmizi.

Teks & Foto : Dimasyq Ozal


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *