RUU Pendidikan Tinggi Berindikasi Melegalkan Pelanggaran Hak Pekerja

Ditulis oleh admin web   // April 10, 2012   // 0 komentar

struggle

Diskusi Rancangan Undang Undang Pendidikan Tinggi di Ruang AJS FISIP UI pada Senin (9/4) diselenggarakan oleh BEM UI dan BEM FISIP. Diskusi ini mengundang ketua Paguyuban Pekerja UI, Andri Gunawan Wibisana menjadi salah satu pembicara.

Dalam penuturannya Andri mengatakan RUU PT hanya memperkuat landasan hukum bagi Perguruan Tinggi Negeri untuk menjadi Badan Hukum. “Status Badan Hukum yang saya tahu sejak 10 tahun lalu hanya menimbulkan ketidakjelasan status kerja para dosen dan keryawan,” ujar Andri.

“kita dari Paguyuban Pekerja tegas menolak RUU PT karena ini hanya melegalkan multi status pekerja yang semestinya tidak diperbolehkan,” ujar Andri. Ucapan ini juga diamini oleh Fajri Nursyamsi, Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan yang juga diundang menjadi pembicara, “Pendidikan saat ini menjadi alat jajah baru yang sangat efektif,” tegas Fajri.

Di akhir diskusi, Andri mengatakan akan memobilisasi pekerja UI menolak pengesahan RUU PT pada Rabu (11/4) mendatang.

Teks : Irfani Maqoma


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *