Menanamkan Semangat John Lennon pada Generasi Muda

Ditulis oleh admin web   // April 18, 2012   // 0 komentar

IMG-20120417-00925

Selasa, 17 April 2012, Departemen Kajian Sosial Politik HMIP UI mengadakan acara Screening Film ‘The U.S. vs John Lennon’ di Audit Gedung Komunikasi FISIP UI. Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga pukul 17.00 WIB ini berisikan pemutaran film The U.S. vs John Lennon dan dilanjutkan dengan diskusi seputar film yang diisi oleh 3 orang pembicara antara lain Nur Winoto (Dosen Ilmu Politik UI), John Simanungkalit dan Dicky Lennon (Beatles Indonesia).

Dalam diskusi tersebut, dipaparkan analisa mengenai sejauh mana pengaruh pergerakan ala John Lennon melalui musik hingga dapat menggerakkan orang-orang  dan bahkan melawan U.S. Masing-masing pembicara melakukan pemaparan dari sudut pandang yang berbeda-beda: Nur Winoto selaku akademisi memaparkan dari sudut pandang politik, John Simanungkalit dari perspektif selaku pengamat Lennon, dan Dicky Lennon dari perspektif sebagai musisi.

Film yang berlatar tahun 1960-an ini memaparkan perjuangan John Lennon menyuarakan perdamaian dunia melalui musik. Dimulai dari kampanye ‘Bed Peace’ hingga konser besarnya bersama sejumlah aktivis yang menentang agresi Amerika ke Vietnam. Perjuangan pun membuahkan hasil hingga masyarakat mulai membuka mata melihat bagaimana John Lennon di kancah politik. Menyadari John Lennon cukup berpengaruh, Amerika pun mendeportase John Lennon.

Ditemui usai acara, Dicky Lennon dari Beatles Indonesia mengutarakan pendapatnya seputar film dan diskusi yang berjalan. “Film ini bagus dan diskusinya luar biasa. Semakin sering diadakan diskusi seperti ini akan sangat bagus karena bisa membuka pikiran kita. Menurut saya bagus banget, sering-sering diadakan acara seperti ini dan semoga bisa membantu politik di negara kita”.

Adrian, mahasiswa Ilmu Politik UI sekaligus Project Officer Screening Film ‘The U.S. vs John Lennon’, berharap semangat John Lennon tersebut dapat menjadi pemicu untuk generasi muda dan bisa dicontoh oleh Indonesia.

Teks: Rista Monica Giarno Putri


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *