Penggunaan Green Flame Untuk Menunjang Usaha Kecil dan Menengah

Ditulis oleh admin web   // April 27, 2012   // 0 komentar

Fern-Green Flame

Green Flame merupakan sebuah terobosan yang ramah lingkungan yang diciptakan oleh mahasiswa ITS bernama Ahmed Tessario (Tessar) bersama tim nya. Penemuan ini diciptakan untuk mengurangi penggunaan spiritus pada kompor rumah tangga. Spiritus tersebut digantikan dengan methanol yang dapat dipakai dua kali lebih lama dibandingkan spiritus.

Tim dari ITS ini memilih methanol karena bahan dari methanol ini sendiri tidak mudah menguap dan praktis, berbeda dengan spiritus. Methanol memang dikenal sebagai sumber energi yang ramah lingkungan meski untuk kualitas nyala api kurang dari spiritus. Selain itu, ketersediaan methanol masih sangat sedikit karena tidak banyak industri yang memproduksi methanol dalam skala besar. Hal ini dikarenakan methanol sebenarnya diproduksi sebagai bahan pembuat plastik, zat antiseptic, kosmetik, dan lain-lain. Hal ini juga dipaparkan oleh Guru Besar Teknik Mesin, Prof. Dr. Ir. I Made Kartika Dhiputra “Methanol sebaiknya tidak digunakan untuk bahan bakar. Karena methanol banyak keperluan seperti kosmetik dan lainnya yang lebih bermanfaat dibandingkan untuk dibakar. Kalau dibakar, untuk menambahkan nilai untuk zat tersebut, saya rasa kurang tepat.” paparnya. “Selain itu, penggunaan methanol yang tidak tepat bisa menyebabkan iritasi pada mata,” tambahnya.

Green Flame ini diyakini lebih mendatangkan keuntungan bagi usaha catering karena dapat menghemat biaya. Hal ini dikarenakan spiritus lebih mahal dibandingkan methanol. Dimana satu liter spiritus berharga Rp. 12.000-Rp 16.000,00. Green Flame ini diproduksi dalam bentuk gel atau pasta yang dikemas dalam sebuah kaleng bekas susu dan kaleng bekas tuna yang telah dibersihkan. Tak hanya memproduksi, pengadaan Green Flame ini juga membantu masyarakat sekitar karena masyarakat bekerja sama dengan tim dari Tessar untuk mencari kaleng-kaleng bekas yang masih bisa digunakan.

Selain dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, pembuatan Green Flame ini dapat mengurangi jumlah sampah bahkan dapat mengolah sampah, yang sejatinya juga merupakan masalah negri ini selain menipisnya sumber daya alam.

Teks : Carla Helsi Andina


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *