Inilah Tujuh Tuntutan Pekerja UI Memperingati Mayday

Ditulis oleh admin web   // Mei 1, 2012   // 0 komentar

Beji-20120501-00960

Bertepatan dengan momentum Mayday, Selasa(1/5) Paguyuban Pekerja(PP) UI mengadakan audiensi dengan pihak rektorat yang diwakili Tafsir Nurhamid, Wakil Rektor III dan Ahmad Fauzi Arsan, Kasubdit Remunerasi Bidang Kepegawaian Universitas Indonesia. Bertempat di Balai Sidang, Kedua Pihak membahas kejelasan status pegawai yang sampai saat ini masih diperdebatkan.

Audiensi sebelumnya diawali dengan Long March dan mimbar bebas di beberapa titik hingga Balai Sidang. Long March diiringi dengan ungkapan khas pegawai,”Perjelas status kerja!!” ungkap rombongan PP UI berkali-kali secara serentak.

Sesampainya di Balai Sidang, diwakili Andri Gunawan Wibisana, PP UI mengeluarkan tujuh tuntutan kepada pihak rektorat:

1. Menerbitkan SK Rektor UI tentang Tim Pengalihan status kerja UI menjadi PNS

2. Menerbitkan SK Rektor UI tentang trajektori dan tahapan pengalihan status menjadi PNS

3. Menghentikan Manuver dari rektorat UI yang mengindikasikan pemaksaan tenaga pendidik menjadi pegawai UI

4. Menerbitkan SK rektor tentang pengakuan masa kerja, penggolongan, pangkat dan gaji yang jelas kepada seluruh pegawai

5. Penerbitan SK untuk pembatalan Surat Pernyataan kesediaan menjadi pegawai tetap UI dan mematuhi semua peraturan UI

6. Hentukan praktek outsourcing di lingkungan UI

7. Sepakati pembuatan perjanjian kerja bersama antara Pimpinan UI dengan Paguyuban Pekerja UI

Menanggapi tuntutan ini, Tafsir menegaskan bahwa proses pengalihan status pekerja sedang dalam tahap pemberkasan. “Kendala yang menjadi masalah adalah, banyaknya pengangkatan pekerja UI yang dilakukan bukan melalui pejabat yang berwenang,” ujar Agus, Karyawan yang ditugaskan Tafsir mengurus pemberkasan pegawai UI.

Selain itu, Tafsir juga menjelaskan sudah ada tahap-tahap yang dilakukan UI untuk persiapan pengalihan status diantara lain melakukan pemetaan karyawan, penggolongan karyawan dan ujian untuk penempatan golongan yang sudah ketiga kalinya dilakukan. Berkas laporan proses pengalihan status itu juga telah diberikan kepada PP UI.

“Apapun itu, kami ingin minggu depan berkumpul lagi untuk membahas jawaban rektorat atas tuntutan kami,” Tegas Andri.

Teks : Irfani Maqoma


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *