Hati-Hati Belajar dari Slide Presentasi!

Ditulis oleh admin web   // Mei 14, 2012   // 0 komentar

IMG_1368-uts-embedded.preview

Penggunaan komputer dan proyektor sebagai penunjang belajar ditemui hampir disetiap universitas. Bahkan sampai tingkat sekolah dasar di beberapa kota besar di Indonesia menggunakannya. Penggunaannya dalam bentuk Slide presentasi(Slide) ini membantu pengajar untuk mengajar secara sistematis. Selain itu, Slide berfungsi untuk menampilkan presentasi dengan lebih jelas, baik dalam bentuk gambar, skema, suara dsb , yang berkaitan dengan materi ajar.

Namun sayangnya di beberapa perguruan tinggi ada kecenderungan slide presentasi digunakan sebagai media pembelajaran utama mahasiswa. Lia Nur Aliah Rahmah, mahasiswa IPB jurusan ekonomi sumber daya lingkungan 2009 mengakui hal tersebut. Lia beranggapan bahwa Buku rujukan yang mahal merupakan salah satu penyebabnya. “Saya hanya membeli buku yang direkomendasikan senior, berkaitan dengan sumber untuk belajar saat ujian” ujar lia.

Kejadian serupa juga dijumpai di UI. Adityo Hutomo, Mahasiswa Administrasi Negara 2011 mengaku sering belajar dari Slide. “ kalo gw rasa isi slidenya sudah lengkap, gw ga beli buku lagi”.

Yeni Salma Barlinty, dosen Fakultas Hukum UI menangkap adanya kecenderungan tersebut. Penyediaan komputer dan proyektor di setiap kelas di fakultas di UI membuat dosen menyiapkan materi ajar melelui slide dan membantu dosen mengajar secara sistematis, namun menurut yeni, isi dari slide itu hanya poin dan intisari. Selain itu, Mahasiswa diwajibkan juga untuk membaca buku rujukan yang diberikan oleh dosen. “Saat ujian tidak bisa mengelaborasi, menjelaskan, dan menguraikan jawabannya sendiri, biasanya mahasiswa hanya menjawab berdasarkan yang ada di dalam Slide” ujar Yeni.

Menurut Yeni hal ini tidak baik karena yang diperlukan oleh mahasiswa adalah pemahaman bukan hanya sekadar tahu. Slide tidak cukup untuk membuat mahasiswa paham karena isinya yang terbatas. Masih menurut yeni, kemalasan membaca serta ‘mau yang instan’ lah yang menyebabkan kecenderungan belajar melalui slide.

Teks : Josua Roniasi


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *