Sistem E-Learning untuk Efektivitas Perkuliahan

Ditulis oleh admin web   // Mei 22, 2012   // 0 komentar

mscele

E-learning  atau Electronic Learning merupakan sistem pembelajaran online yang dapat  menjadi salah satu alternatif dalam proses belajar mengajar . Dalam E-learning  pengajar tidak harus bertemu langsung untuk menyampaikan materi, namun cukup dengan menggunakan sebuah aplikasi yang dapat mengakses  E-learning.  Salah satu program E-learning  adalah SCeLE. SCeLE atau Student Centered e-Learning Environment  merupakan Learning Management System ( LMS ) berbasis moodle yang digunakan oleh civitas akademika Universitas Indonesia sebagai media pembelajaran online . Aplikasi ini telah digunakan oleh Fasilkom UI sejak tahun 2004, kini scele dapat mulai digunakan oleh beberapa fakultas di UI.

Pada dasarnya E-learning  hampir sama dengan kegiatan belajar mengajar  biasa  seperti diskusi , mengumpulkan tugas ,  mengerjakan kuis maupun UAS. Perbedaannya  hanya menggunakan medium elektronik. Awalnya UI menggunakan Computer Mediated Learning atau  CML berbasis moodle versi  1.6 untuk medukung matakuliah yang sekarang dinamakan MPKT A dan MPKT B.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan media pembelajaran online semakin berkembang maka dibuatlah SCeLE dengan menggabungkan beberapa fitur dari CML. “SCeLE-nya itu kita modif dengan versi moodle 1.9 tapi ditambahkan dengan fitur-fitur  yang ada di CML  jadinya hanya ada satu LMS” jelas Luwice Ma’luf selaku koordinator help desk E-learning di Pelayanan dan Pengembangan Sumber daya Pembelajaran (PPSP) di UI.

Program SCeLe mempermudah  kegiatan belajar mengajar  sehingga tidak perlu harus bertatap muka langsung untuk menyampaikan materi pembelajaran . Pengajar cukup dengan menyediakan materi dari awal hingga akhir perkuliahan dalam SCeLe tersebut .“Enaknya materinya sudah ada disitu jadi kita udh tau  bahkan dari awal sampai UAS itu sudah ada materinya , jadi kita bisa membaca sampe habis materinya” tambah Marlina, mahasiswa Sastra Arab UI  2011.

Dalam pemebelajaran E-learning pengajar  hanya menjalankan perannya sebagai fasilitator. hal ini senada dengan yang  diungkapkan oleh  Marlina “Sebenernya kita  yang diskusi ,dosen cuma memperhatikan dan mengatur ”. Dari forum diskusi itu juga pengajar menilai keaktifan mahasiswanya dalam proses kegiatan belajar mengajar. Namun ia menyesalkan dengan ketidakefektifan penggunaan program SCele  ini di fakultasnya. Menurutny  berdiskusi dengan SCeLE sangat terbatas sehingga materi yang dibahas di SCeLe harus dibahas ulang di kelas. Ia mengusulkan agar penggunaan scele ini dipergunakan dengan maksimal “ ya pilih salah satu aja, kalo pilih salah satu ya lebih efektif“

Program SCeLe juga dapat digunakan untuk berdiskusi  dengan mahasiswa UI lainnya di luar fakultas ataupun dengan mahasiswa selain dari UI.Di  beberapa fakultas program SCeLe ini sudah banyak digunakan untuk matakuliah jurusan masing- masing , seperti misalnya di FT, FK , Fasilkom, dan beberapa fakultas lainnya. Namun karena kurangnya sosisalisasi memebuat program SCele ini tidak banyak dimanfaatkan oleh civitas akademika di UI . “mata kuliah yang menggunakan SCeLE  tuh persennya sangat dikit sekali . Semester kemarin saja yang menggunakan scele naik hanya sekitar seratus 180 mata kuliah” tambah Luwice ketika ditanyai mengenai penggunaan program SCeLe di UI.

Kendala yang dihadapi mahasiswa ketika menggunakan program scele salah satunya ialah kebutuhan akan akses internet dan perangkat seperti laptop maupun komputer, sehingga tidak semua mahasiswa dapat online pada waktu yang sama. Hal tersebut juga berpengaruh pada keefektifan kegiatan belajar mengajar dalam SCeLE “ga semua juga punya laptop atau komputer gitu kan jadi kesini juga karna emang ga semuanya punya jadi diskusinya ga berjalan secara efektif dan baik,” ujar Marlina.

Keluahan para mahasiswa tersebut dijawab oleh PPSP dengan membuat aplikasi baru yaitu Mobile SCeLe. Mobile SCeLE merupakan fitur tambahan dalam aplikasi SCeLE untuk memudahkan user untuk mengakses SCeLE. Fitur ini dapat digunakan melalui browser di telepon seluler dengan mengakses melalui m.scele.ui.ac.id [tanpa www.] Selain itu pengembangan program SCeLe lainnya yaitu borang MPKT B online sudah terintegrasi dalam SCeLE. Jadi mahasiswa tidak perlu lagi mengisi borang dengan kertas, cukup dengan mengisinya secara online lewat SCeLE. Luwice juga menambahakan bahwa  SCeLE kedepannya juga akan diintegrasikan dengan SIAK-NG.

Teks : Permatamis Lusitania


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *