DISTARA : Telaah Transparansi Sistem Keuangan UI

Ditulis oleh admin web   // Juni 27, 2012   // 0 komentar

Selasa (26/6), bertempat di Student Centre FE UI, diadakan DISTARA (Diskusi Taman Makara). Acara yang diadakan BEM FE UI dan BO economica ini mengangkat tema “Permasalahan Transparansi dan Kebijakan Sistem Keuangan UI periode 2007 – 2012”. Diskusi dihadiri oleh elemen mahasiswa UI dan mengundang Prof. Dr. Ir. Tommy Ilyas M.Eng (Ketua Dewan Audit UI) dan Andreas Senjaya (mantan anggota MWA Unsur Mahasiswa) sebagai pembicara.

“Distara kali ini diadakan sebagai bentuk perlawanan terhadap penguasa UI dan pendidikan kepada mahasiswa terhadap masalah di UI,” jelas Tantowi, ketua BEM FE UI.

Dalam diskusi ini Tommy Ilyas memaparkan bahwa sejak tahun 2008 keuangan UI mulai di audit. “Audit untuk laporan keuangan tahun buku 2008 tersebut dilakukan pada April 2009 dan selesai pada bulan september 2009,“ jelas dosen FT UI ini. Tommy Ilyas menuturkan bahwa pada awalnya beberapa fakultas tidak menyanggupi audit ini, diantaranya FT, FE, FH, dan FK.

Audit tersebut dilakukan oleh konsultan independent yaitu Kanaka. Hasil General Audit (GA)tahun buku 2008 tersebut menunjukkan bahwa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sayangnya, untuk laporan keuangan tahun buku 2009 dan 2010 tersebut baru dilakukan pada tahun 2011. “Seharusnya dalam setahun dilakukan 1 kali audit, namun hal ini bergantung pada persetujuan MWA,” terang Tommy Ilyas ketika ditanya kendala audit di tahun 2009 dan 2010 tersebut. Hasil General Audit (GA) tahun 2009 dan 2010 sama seperti hasil GA di tahun buku 2008 yaitu menunjukkan bahwa WTP. Menurut Tommy Ilyas, opini tersebut akan wajar tanpa pengecualian selama data yang disajikan benar.

“Seharusnya manajemen letter dan laporan kepatuhan tahun buku 2008, 2009, dan 2010 harus ditindak lanjuti untuk perbaikan, sayangnya hal tersebut tidak dilakukan. Contohnya pengadaan barang dan jasa. Seperti pembelian aset dan kontrak kerja pegawai,” jelas Ketua Dewan Audit UI yang diangkat pada tahun 2008 ini.

Tommy Ilyas memaparkan bahwa saat ini sedang berjalan General Audit untuk laporan tahun buku 2011 dan diharapkan GA tersebut selesai pada awal Agustus 2012.

Berbeda dengan Tommy Ilyas, mantan anggota MWA Unsur Mahasiswa, Andreas Senjaya, melihat masalah transparansi UI dari sudut mahasiswa. Menurutnya pelaksanaan biaya pendidikan dan pelayanan mahasiswa tidak berdasarkan SUC (Student Unit Cost). “SUC harus benar-benar dipaparkan kepada mahasiswa bahkan kepada mahasiswa baru,” jelas pria yang akrab dipanggil Jay ini.

Selama ia berada di MWA sebagai unsur dari mahasiswa, satu-satunya pembangunan yang direncanakan dan dikomunikasikan rektor kepada MWA adalah pembangunan Student Housing, itupun tidak dihadiri rektor, melainkan wakil Rektor. “Pemaparan rencana pembangunan tersebut hanya dihadiri oleh Pak Narji, wakil rektor,” tegasnya. Menurut Jay, selama ia menjadi MWA UM, transparansi kebijakan tidak berjalan optimal dan efektif.

Terkait untuk perbaikan sistem keuangan UI yang lebih transparan, Tommy Ilyas menyarankan untuk mengundang dekan dari setiap fakultas untuk duduk bersama mengenai hasil audit ini. Harus ada pertanggungjawaban yang sudah dikerjakan hari ini dan tahun kemarin. Penguatan sistem pengendalian internal BAI (Badan Audit Internal) rektorat.

Yanuardi Budilaksono

 


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *