Desa Binaan FE UI : Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Ditulis oleh admin web   // Juli 2, 2012   // 0 komentar

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=83e72b9192&view=att&th=138463b72b65fa15&attid=0.2&disp=inline&realattid=f_h454nku81&safe=1&zw&saduie=AG9B_P-uCbWF_k0W3qKR9G2Z2yWp&sadet=1341232734090&sads=6EuKDKlozWr48tGiQF1fA8ugLVE

Press Release Desa Binaan FE UI 2012

Sabtu, 19 Mei 2012 lalu, tim Desa Binaan FEUI 2012 melakukan pelatihan pembuatan keripik di Kelurahan Rangkepan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, dengan narasumbernya ialah Ibu Kesi, pengusaha Keripik Naila Depok, sebagai pelatih. Pelatihan tersebut dihadiri oleh sekitar dua puluh ibu rumah tangga di RW 01.

Setelah ibu-ibu tersebut berkumpul di Majelis Ta’lim Assolihat Yayasan Al Ikhlas, acara pun dimulai pada pukul 10.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan doa, “demo” masak keripik, pembagian resep, dan pembagian kelompok kecil untuk mempraktikkan resep yang telah diberikan. Peserta pelatihan dibagi ke dalam tiga kelompok untuk diadu kemampuannya dalam membuat keripik.

Adapun resep pembuatan keripik yang diajarkan pada hari itu ialah keripik pisang, tempe, bayam, dan daun pepaya. Selama kompetisi dan praktik memasak keripik berlangsung, beberapa peserta nampak menunjukkan semangat dan ketertarikan untuk berwirausaha sebagai pembuat keripik.

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian pembentukan komunitas bisnis di Kelurahan Rangkepan Jaya. Sejak 2010, mahasiswa FEUI melaksanakan kegiatan Desa Binaan FEUI yang bertujuan mewujudkan kemandirian masyarakat dalam aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Berbagai penyuluhan kesehatan, pengolahan sampah, dan pendirian Rumah Pintar (sejenis rumah baca masyarakat) pun telah dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Untuk selanjutnya, tim Desa Binaan FEUI 2012 akan terus melaksanakan pendampingan bisnis, membantu pemasaran produk, dan merancang branding serta pengemasan yang baik bagi produk keripik yang dihasilkan agar nilai jualnya bertambah.

Harapannya, semoga ini menjadi awal terbangunnya kemandirian masyarakat Desa Binaan FEUI, sekaligus sebagai titik tolak terbentuknya komunitas bisnis masyarakat berbasis potensi lokal.


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *